Demo ribuan orang di DPRD Provinsi Sumatera Utara, Medan, Sumut, Selasa (3/2), berakhir tragis. Ketua DPRD Sumur Abdul Aziz Angkat meninggal ditengah kerumunan massa. Diduga dia mengalami penganiayaan oleh demonstran yang bertindak anarkis.
Kita tentu sangat menyayangkan terjadinya demo anarkis yang mengakibatkan nyawa orang melayang. Apa pun dalihnya, demo anarkis sama sekali tidak dapat dibenarkan karena banyak yang dirugikan.
Demo-sebagai salah satu penyampaian aspirasi- sebaiknya dilakukan dengan cara santun. Tidak dengan cara kekerasan dan memaksakan kehendak.

Perkembangan terbaru dari kasus ini adalah merebaknya konflik horisontal antara massa pendukung almarhum Abdul Aziz dengan masa pendukung pembentukan provinsi Tapanuli. Isu ini makin merebak karena massa pendukung Aziz tidak terima dengan perlakuan demonstran yang anarkis. ISi ini pun makin merebak karena ada warna SARA di dalamnya. Bila tidak diantisipasi, kerusuhan tentu akan pecah. Yang rugi tentu masyarakat.dprd- sumut3