merebut simpatik di area terlarang

;pemilu 2009

merebut simpatik di area terlarang
“Ah, harus itu….”
merebut simpatik di area terlarang
“Siapa lagi yang berani turunkan gue”
merebut simpatik di area terlarang
‘Tuh….kan bisa”

========
AMPLOP

suatu hari, aku diundang caleg
“Lut, jangan lupa ya, hadir hari ini. Ada pertemuan kiai”
Begitu bunyi, SMS yang dikirimkan kepadaku
Aku bergegas. Siapkan diri, karena tak mau mengecewakan teman
Sampai di lokasi, kulihat ratusan kiai telah berkumpul
Di tengah-tengah, ada sang calon memaparkan visi dan misi
Di sela-sela kesibukan, kumelihat, panitia memberikan amplop
Pada kerumunan orang-orang

Serang, 10/3/2009/ 3o hari menjelang pemungutan suara.

————–

KESIBUKAN CALEG (1)
menjelang, pemilihan
semua caleg mendadak sibuk. Sibuk banget.
di mana-mana, bagi duit. Bagi stiker. Bagi spanduk. Bagi buku. Bagi visi-misi. Bagi dooprize, dll

=========

KESIBUKAN CALEG (1)
mendadak, kawan aku yang satu ini jadi sering jadi pembicara
sebelumnya, tidak ada yang kenal..
tiba-tiba nongol di forum ilmiah, tentu sebuah prestasi
prestasi, menanam pilihan kepada peserta