Wajah DPRD Banten hasil pemilu 2009 memang diwarnai wajah-wajah baru. Mereka sebagian besar pengusaha. Hanya sebagian kecil yang benar-benar politikus ulung. Berdasarkan data yang dihimpun Radar Banten, dari 85 anggota DPRD Banten terpilih itu hampir setengahnya (50%) adalah para pengusaha di berbagai bidang, namun lebih banyak kontraktor. Mereka ikut terpilih dalam pemilu 2009, karena memang sebelumnya sudah diprediksi. Sebagai pengusaha, mereka umumnya menempati posisi strategis antara lain direktur dan direktur utama. Nama-nama mereka pun sebagian sudah akrab di telinga masyarakat.
Sementara dari sisi gender, dari 85 anggota dewan terpilih itu, sebanyak 15 berjenis kelamin perempuan. Jumlah ini mengalami kenaikan fantastis dari pemilu 2004 yang hanya mengantarakan 5 perempuan di DPRD Banten. Dari 15 perempuan itu, paling banyak disumbang oleh Partai Demokrat sebanyak 4 orang yakni, Inayah (Kota Cilegon), Sherisada Manaf (Kabupaten Tangerang), Rina BP Rachmadi (Kabupaten Tangerang), dan Herdayanti (Kota Tangerang). Perwakilan dari Partai Golkar yakni Else Atmasari (Serang) dan Ratu Tatu Chasanah (Pandeglang). Dari PDIP ada dua, Indah Rusmiati (Kabupaten Tangerang) dan Sri Hartati (Kota Tangerang), di PKS ada Ei Nurul Khotimah (Serang) dan Siti Saidah Silalahi (Kabupaten Tangerang). Sementara di PPP ada juga 2 perwakilan perempuan yakni Muflikhah (Serang) dan Tati Hartati (Lebak), PAN ada Elis Susilawati (Serang)), Partai Hanura ada Suprapti (Kabupaten Tangerang).
Sedangkan dari jenjang pendidikan, 85 anggota DPRD Banten terpilih ini umumnya memang sarjana (SI) dan pascasarjana (S2). Bahkan ada satu-tiga yang lulusan dari kampus di luar negeri. Hanya sebagian kecil saja di antara mereka yang tamatan SLTA dan sederajat. Namun tingginya jenjang pendidikan mereka tidak membuat jaminan bahwa mereka mampu untuk berbuat. Pendidikan itu tidak selamanya menjadi jaminan.

TERDAKWA TERPILIH
Salah satu yang unik dari komposisi keanggotaan DPRD Banten kelak adalah terpilihnya salah satu terdakwa dugaan suap pinjaman daerah Pemkab Pandeglang, HM Acang (Golkar). Acang yang saat ini sudah divonis bebas dan sempat mendekam di tahanan meraih suara signifikan dan dipastikan melenggang mulus ke parlemen.
Selain terdakwa yang lolos, ada juga anggota dewan terpilih yang sebelumnya hanya ibu rumah tangga biasa. Di ranah ini, ada Elis S (PAN). Elis adalah istri Ade Muchlas Syarief (anggota DPRD Banten periode 2004-2009 dari PAN). Ade pada pemilu 2009 tidak mencalonkan diri lagi, hanya istrinya yang ikut mencalonkan diri dan terpilih. Selama ini, Elis memang ibu rumah tangga. Selain Elis, ada Herdayanti, istri Herri Rumawantine, anggota DPRD Kota Tangerang. Sama dengan Elis, aktivitas keseharian Herdayanti juga adalah ibu rumah tangga.(*)